Peran Niat Dalam Amal (Bagian 1)

PERAN NIAT DALAM AMAL

Oleh : Ustaz  Drs. Hasmawi Kasim, M.Pd.I – Biak Numfor

A. Firman Allah ‘azza wa jalla

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus (1595), dan supaya mereka mendirikan sholat dan menunaikan zakat; dan yang demikia itulah agama yang lurus” (Al Bayyinnah ayat 5)

(1595) Lurus berarti jauh dari syirik (mempersekutukan Allah) dan jauh dari kesesatan

Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhoan) Allah, tetapi ketaqwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik” (Al Hajj ayat 37)

Katakanlah : Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allah Mengetahui. Allah mengetahui apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di  bumi. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu” (Ali Imron ayat 29)

B. Matan Hadist

“Dari Muhammad Abdullah bin Zubair dari Sufyan dari Yahya bin Sa’id Al Anshoriy dari Muhammad bin Ibrohim Attaimiy sesungguhnya dia mendengar ‘Alqomah bin Waqqash al-Laitsi, dia berkata, saya mendengar Umar bin Khattab rodliyallahu ‘anhu berkata : “Aku mendengar Rasulullah bersabda, ‘sesungguhnya amal-amal itu (harus dengan niat, maka barang siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka (pahala) hijarhnya akan dinilai kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya diniatkan untuk kepentingan harta dunia yang hendak dicapainya atau karena seorang wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya menurut apa yang ia hijrah kepadanya”

C. Takhrij Hadist

Hadist di atas diriwayatkan oleh :

  1. Al-Bukhori dalam shohihnya, Kitab Bad’il wahyu No.1, dalam kitab Iman no.54, pada tempat yang lain dalam kitab Shohih al-Bukhori no.2529, 5070, 6689, (lihat Fathul Bari I/9, 135)
  2. Muslim dalam shohihnya, Kitab Imarah bab Innama ‘amalu bin niyyat, no.1907
  3. Imam Malik dalam al-Muwaththa’ no.983 dengan riwayat Muhammad bin al-Hasan al-Syaibani
  4. Abu Dawud dalam sunannya, Kitabul Tholaq bab Fii Maa ‘Uniya bihith Tholaq wan Niyat, No.2203
  5. Al-Turmuzi dalam sunannya, no.1647
  6. Al-Nasai, Kitabuth Thoharoh bab Al-Niyah fil Wudhu, (I/59-60)
  7. Ibnu Majah, No.4227
  8. Imam Ahmad dalam musnadnya (I/25, 43)
  9. Ibnul Jarud dlaam al-Muntaqo, No.64
  10. Al-Baihaqi dalam sunannya (IV/235)
  11. Al-Daruquthni (1/136)
  12. Ibnu Khuzaimah (I/232, No.455)
  13. Ibnu Hibban, No.389
  14. Al-Nawawi dala al-Arba’un al-Nawawi, no.1

Bila hadist ini ditelusuri melalui aplikasi Maktabah Syamilah, akan ditemukan sebanyak 88 tempat di berbagai kitab hadist.

D. Pandangan Beberapa Ulama

  1. Ibnu Rajab al-Hanbali (w.795 H) berkata, “hadist ini, hadist fard (ghorib), hanya diriwayatkan oleh Yahya bin Said al-Anshori dari Muhammad bin Ibrohim al-Taymi dan ‘Alqomah bin Waqqosh al-Laitsi dari Umar bi Khattab.
  2. Tidak ada jalan lain yang shohih selain jalan ini menurut pendapat Ali Ibnu al-Madini dan lainnya.
  3. Imam al-Khattabi berkata, “AKu tidak mengetahui adanya khilaf di kalangan ahli hadist tentang masalah itu. meskipun ada riwayat dari jalan Abu Sa’id al-Khudri dan lainnya, akan tetapi tidak satupun yang shohih menurut para ahli hadist (mam-imam hadist) (lihat Jami’ul Ulum wal Hikam I/60 dan ‘Iqazhul Himam, hal.28)
  4. Imam al-Bazzar, Abu al-Sakan, Muhammad bin I’tab, Ibnul Jauzi dan selain mereka, emngatakan bahwa tidak ada satu pun hadist yang sah tentang hadist Innama a’malu bin niyyah dari seorang sahabat melainkan dari Umar bin Khattab saja (lihat al-Talkish al-Habir, I/92, cet.I, Mu’assassah Qurthubah, 1416)

E. Kedudukan Hadist

Pendapat para ulama tentang hadist ini, sebagai berikut :

  1. Imam al-Nawawi, berkata “kaum muslimin telah ijma’ (sepakat) tentang tingginya hadist ini dan sangat banyak manfaatnya.
  2. Imam Syafi’i, berkata “hadist ini merupakan sepertiga ilmu dan tujuh puluh bab masalah fiqh” (lihat Syarah Muslim XIII/53)
  3. Imam Abdurrahman bin Mahdi (w. 198 H), berkata “hadist tentang niat termasuk tiga puluh bab masalah ilmu” (lihat Tuhfatul ahwadzi V/286). Beliau berkata, “selayaknya bagi orang yang menyusun satu kitab hendaklah memulai dengan hadist ini, untuk mengingatkan para penuntut ilmu agar meluruskan dan memperbaiki niatnya’ (lihat Syarah Shohih Muslim XIII/53; Jami’ul Ulum wal Hikam I/61)
  4. Abu Abdillah menatakan, “Tidak ada satu pun hadist yang paling shohih mencakup berbagai masalah dan paling banyak manfaatnya melainkan hadist ini” (Lihat Tuhfatul Ahwaszi V/286)
  5. Abdurrahman bi Mahdi,Imam Syafi’i, Imam Ahmad bin Hanbal, Ali Ibnul Madini, Abu Dawud, al-Turmudzi, Daruquthni, dan Hamzah al-Kinani, semua sepakat bahwa hadist ini adalah sepertiga ilmu (lihat Fathul Bari I/11). Yang dimaksud dengan sepertiga ilmu adalah sebagaimana yang dijelaskan oleh Imam Ahmad bin Hanbal, sebagai berikut: “Pokok-pokok Islam datang dari tiga hadist, yaitu: Pertama, hadist Umar bin Khattab Innamal a’malu bin Niyyah; kedua, Hadist Aisyah Man Ahdatsa fiy Amaronaa hadza; ketiga, Hadist Nu’man bin Basyir Innal Halalu bayyin Innal Haromu Bayyin (lihat Iqazhul Himam, hal.29)
  6. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, berkata “Makna yang ditunjukkan hadist ini merupakan pokok penting dari prinsip-prinsip penting agama, bahka merupakan pokok dari setiap amal” (lihat Majmu’ul Fatawa XVIII/249)
  7. Imam al-Syaukani, berkata “Hadist ini mempunyai faedah yang benyak sekali dan tidak cukup untuk saya jelaskan di sini. Meskipun hadist ini ghorib namun layak di bahas dalam satu kitab tersendiri (lihat Nailul Author I/159)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: