Rusuh Di Moenamani, Kabupaten Dogiyai

Pada tanggal 14 April 2011 haru Kamis, terdengar kabar di sekitar Nabire bahwa telah terjadi kerusuhan yang menyebabkan terbunuhnya warga sipil, terbakarnya pasar tradisional dan polsek Monamani serta komanya Kapolsek Monamani, Dogiyai.

Menurut berita yang ana dengar, yang pada saat itu ana ada di Nabire, diawali dari penangkapan petugas Polsek Monamani terhadap warga yang melakukan judi sambil memalak pengendara yang melintas jalan menuju Dogiyai. Tidak terima dengan hal itu, teman dari warga yang ditangkap datang ke polsek untuk meminta temannya dibebaskan namun tentu saja tidak ditanggapi oleh Kapolseknya, tanpa basa basi Kapolsek Monamani di kapak sehingga koma, secara reflek petugas lain yang melihat kejadian itu langsung menembak warga tersebut hingga meninggal. Insiden ini menyulut kemarahan warga lain sehingga terjadi pembakaran terhadap Kantor Polsek dan pasar tradisional setempat.  Akibatnya banyak warga yang mulai mengungsi ke Nabire (turun gunung) untuk menyelamatkan diri, sehingga Diogiyai dalam kondisi mencekam.

Sedang menurut Gubernur Barnabas Suebu ada oknum polisi yang menembak dua warga sipil hingga meninggal, dengan insiden tersebut gubernur meminta Presiden untuk mencopot Kapolda Papua Bekto Suprapto dari jabatan dan menunggu laporan dari KOMNAS HAM apakah insiden tersebut merupakan pelanggaran HAM. (seperti di  http://www.kbr68h.com/berita/daerah/5142-gubernur-papua–selesaikan-insiden-di-dogiyai-dengan-adil)

Polda Papua pun bergerak mengamankan daerah ini dan menurunkan tim investigasi untuk menyelidiki insiden tersebut (http://www.kbr68h.com/berita/daerah/5226-polda-papua-kirim-tim-investigasi-ke-dogiyai).

Apakah insiden tersebut terjadi dengan sengaja oleh oknum petugas polisi level polsek yang dengan jumlah sedikit berani melawan warga jumlah banyak? Bukankah ini berarti bunuh diri? Atau hanya unsur pembelaan diri petugas terhadap aksi penyerangan warga ke kantor yang tidak terima terhadap penangkapan temannya karena judi, dan terjadi perampasan senjata petugas, pembakaran kantor dan pasar?  Wallohu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: